<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Berciuman 20 Meter dari Orang Salat, Cuek Aja</title>
	<atom:link href="http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/</link>
	<description>Artikelku yang lengkap dan liputan video terbaru lihat di www.blogberita.net</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2009 02:36:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Rafina Harahap</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-8263</link>
		<dc:creator>Rafina Harahap</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 05:02:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-8263</guid>
		<description>Tentang ibadah dengan suara keras, hingga mengganggu pihak lain, saya teringat ketika kami dulu tinggal di Manado. Di sini, saking banyaknya, sepertinya tiap 500 m ada gereja. Mulai dari gereja megah hingga gereja sederhana. 

Orang Kristen Minahasa punya tradisi “tahlilan” seperti orang NU, disebut kedukaan. Jika ada yang meninggal, bersiap-siaplah dgn suara-suara kebaktian yang ehm... kadang berisik, abis pake pengeras suara. Dan ini bisa berlangsung berhari-hari :roll:, mirip spt orang NU tahlilan, ada hitungan harinya. 

Mesjid dekat tempat tinggal kami, rupanya gak mau kalah. Ketika sebuah rumah menjelang magrib masih terdengar suara-suara kebaktian, ehhhh.... si bilal masjid baca adzan dan ngaji dgn kuennncengggg...., kayaknya pengeras-suara-nya di-pol-in atau gimana. Pokoknya.. keras kaleee!! 8O

Suami yg sedang bekerja mengetik tugas kantor terpaksa menunda karena konsentrasi buyar, menggerutu: “Mereka pikir Tuhan budeg ‘ngkali ya, masak adu teriak keras-keras begitu? Gelo pisan dah org Kristen dan Islam di sini.”

Belakangan, ketika saya ke mesjid untuk bayar fidyah, ealah..., ternyata pengurus masjid bermarga Harahap. Kata suami, “Rupanya orang Batak. Pantas suka suara keras dan enggak mau kalah.” :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentang ibadah dengan suara keras, hingga mengganggu pihak lain, saya teringat ketika kami dulu tinggal di Manado. Di sini, saking banyaknya, sepertinya tiap 500 m ada gereja. Mulai dari gereja megah hingga gereja sederhana. </p>
<p>Orang Kristen Minahasa punya tradisi “tahlilan” seperti orang NU, disebut kedukaan. Jika ada yang meninggal, bersiap-siaplah dgn suara-suara kebaktian yang ehm&#8230; kadang berisik, abis pake pengeras suara. Dan ini bisa berlangsung berhari-hari <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> , mirip spt orang NU tahlilan, ada hitungan harinya. </p>
<p>Mesjid dekat tempat tinggal kami, rupanya gak mau kalah. Ketika sebuah rumah menjelang magrib masih terdengar suara-suara kebaktian, ehhhh&#8230;. si bilal masjid baca adzan dan ngaji dgn kuennncengggg&#8230;., kayaknya pengeras-suara-nya di-pol-in atau gimana. Pokoknya.. keras kaleee!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt='8O' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Suami yg sedang bekerja mengetik tugas kantor terpaksa menunda karena konsentrasi buyar, menggerutu: “Mereka pikir Tuhan budeg ‘ngkali ya, masak adu teriak keras-keras begitu? Gelo pisan dah org Kristen dan Islam di sini.”</p>
<p>Belakangan, ketika saya ke mesjid untuk bayar fidyah, ealah&#8230;, ternyata pengurus masjid bermarga Harahap. Kata suami, “Rupanya orang Batak. Pantas suka suara keras dan enggak mau kalah.” <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asbon marpaung</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-8198</link>
		<dc:creator>asbon marpaung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 08:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-8198</guid>
		<description>ito sri, wah baru ini saya bisa baca dan melihat wajah ito dgn jelas. sebenarnya  klu dari   silsilah sri itu masih boru saya, setahu saya hanya dua orang yang berasal dari pintupohan yang bisa sekolah S3 di luar negeri. 1. sri sendiri yang nota bene berasal dari Halado. dan satu lagi  boru marpaung yg sekarang tinggal di Jerman yang berasal dari Ambar halim. saya kira (helen). say baru dari kampung semua kluarga kita di san ok. cuma saya ngak kenal jelas wajah ito karena waktu ito kuliah di IPB saya masih kleas 5 SD di pintupohan (asbon.asbon@cpp.co.id)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ito sri, wah baru ini saya bisa baca dan melihat wajah ito dgn jelas. sebenarnya  klu dari   silsilah sri itu masih boru saya, setahu saya hanya dua orang yang berasal dari pintupohan yang bisa sekolah S3 di luar negeri. 1. sri sendiri yang nota bene berasal dari Halado. dan satu lagi  boru marpaung yg sekarang tinggal di Jerman yang berasal dari Ambar halim. saya kira (helen). say baru dari kampung semua kluarga kita di san ok. cuma saya ngak kenal jelas wajah ito karena waktu ito kuliah di IPB saya masih kleas 5 SD di pintupohan (asbon.asbon@cpp.co.id)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: matasopiak</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-6366</link>
		<dc:creator>matasopiak</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 19:14:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6366</guid>
		<description>Aku pikir beribadah dimana saja tak masalah, asal memungkinkan, dan yg penting kan niatnya...

Hmm...kayak mana pula kalau misalnya aku beribadah di pantai Kuta, mungkin bukan imanku yg penuh, tapi celanaku :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku pikir beribadah dimana saja tak masalah, asal memungkinkan, dan yg penting kan niatnya&#8230;</p>
<p>Hmm&#8230;kayak mana pula kalau misalnya aku beribadah di pantai Kuta, mungkin bukan imanku yg penuh, tapi celanaku <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Julianus Tambunan</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-6316</link>
		<dc:creator>Julianus Tambunan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 04:09:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6316</guid>
		<description>@ Lae Viky.
Sorry Lae, tadi aku kirim email ke lae, tapi gak bisa nyambung, sekalianlah ini numpang kirim email. Ale tidak semuanya aja kok,  

Salam Kenal lah lae, Mauliate

@ Mr Jarar SI@h@@n

Mauliate lae, sory nih baru bergabung aku diinternet ini. Sukses yah lae.
Apalagi setelah membaca sebagian barita dari Lae.

&lt;strong&gt;JARAR SIAHAAN:&lt;/strong&gt; terima kasih, lae</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Lae Viky.<br />
Sorry Lae, tadi aku kirim email ke lae, tapi gak bisa nyambung, sekalianlah ini numpang kirim email. Ale tidak semuanya aja kok,  </p>
<p>Salam Kenal lah lae, Mauliate</p>
<p>@ Mr Jarar SI@h@@n</p>
<p>Mauliate lae, sory nih baru bergabung aku diinternet ini. Sukses yah lae.<br />
Apalagi setelah membaca sebagian barita dari Lae.</p>
<p><strong>JARAR SIAHAAN:</strong> terima kasih, lae</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Julianus Tambunan</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-6315</link>
		<dc:creator>Julianus Tambunan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 04:04:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6315</guid>
		<description>@Ito Sri SW Naburju

Wah mantap kurasa mendengar pengalaman Ito di Hawaii itu yah, mungkin itu sudah berkat  buat Ito sampai bisa keluar nagori menimba ilmu (tidak seperti dikampung halaman) menimba air dari sumur.

Memang benar, kadang kadang minoritas itu agak menjadi satu kondisi yang tidak bisa dipungkiri. Bisa saja Nasrani kalo di Arab Saudi susah beribadah, bisa saja Muslim muslim mendapat hal yang sama. Tapi itu semua tergantung ke masing masing pribadinya lah. Tujuannya adalah untuk masuk tu surgo i, dang bu ti ?. 

Terima kasih ito atas respon dan sharing pengalaman Ito di Nagori Ruar Negeri itu, semoga nanti setelah pulang ke Indonesia ( kalo ada rencana) bisa dibagi ilmunya yang sudah sampai SSS itu ,, hehhehehe. Ths A lot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ito Sri SW Naburju</p>
<p>Wah mantap kurasa mendengar pengalaman Ito di Hawaii itu yah, mungkin itu sudah berkat  buat Ito sampai bisa keluar nagori menimba ilmu (tidak seperti dikampung halaman) menimba air dari sumur.</p>
<p>Memang benar, kadang kadang minoritas itu agak menjadi satu kondisi yang tidak bisa dipungkiri. Bisa saja Nasrani kalo di Arab Saudi susah beribadah, bisa saja Muslim muslim mendapat hal yang sama. Tapi itu semua tergantung ke masing masing pribadinya lah. Tujuannya adalah untuk masuk tu surgo i, dang bu ti ?. </p>
<p>Terima kasih ito atas respon dan sharing pengalaman Ito di Nagori Ruar Negeri itu, semoga nanti setelah pulang ke Indonesia ( kalo ada rencana) bisa dibagi ilmunya yang sudah sampai SSS itu ,, hehhehehe. Ths A lot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Viky Sianipar</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-2/#comment-6091</link>
		<dc:creator>Viky Sianipar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Oct 2007 08:24:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6091</guid>
		<description>@W.Haviter Pardosi
Setuju!! Hidup W.Haviter Pardosi

@ Kak Sri SW
Salam kenal. Kalo lebaran di Amrik ada yang main petasan juga kaya disini gak ya? aku kmarin lebaran di Ciamis. Brisik pisan euy. Budak2 eutik pada main petasan.. tapi seru sihh :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@W.Haviter Pardosi<br />
Setuju!! Hidup W.Haviter Pardosi</p>
<p>@ Kak Sri SW<br />
Salam kenal. Kalo lebaran di Amrik ada yang main petasan juga kaya disini gak ya? aku kmarin lebaran di Ciamis. Brisik pisan euy. Budak2 eutik pada main petasan.. tapi seru sihh <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dm</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-6086</link>
		<dc:creator>dm</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Oct 2007 06:03:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6086</guid>
		<description>@Ronsen

Kalau di kantormu begitu, bilang sana, jangan di sini. Ini dibaca banyak orang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ronsen</p>
<p>Kalau di kantormu begitu, bilang sana, jangan di sini. Ini dibaca banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SMN</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-6071</link>
		<dc:creator>SMN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2007 20:21:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-6071</guid>
		<description>Mengingat cerita Lebaran(idul fitri) kemarin disini tempat aku mangombak(bekerja) sekarang, kok sepi kali...tak ada ku dengar suara takbir, macam bkn mau lebaran saja pikirku. Apa mungkin lebih banyak yg mudik, tapi pasti ada suka dan duka merayakan hari besar di negeri orang, ada saja kurang &#039;sreg&#039; nya, sudah pasti lebih senang dan gembira berhari-raya di kampung sendiri. Dekat sanak saudara dan ada makanan2 kesukaan kita...sikaatt :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengingat cerita Lebaran(idul fitri) kemarin disini tempat aku mangombak(bekerja) sekarang, kok sepi kali&#8230;tak ada ku dengar suara takbir, macam bkn mau lebaran saja pikirku. Apa mungkin lebih banyak yg mudik, tapi pasti ada suka dan duka merayakan hari besar di negeri orang, ada saja kurang &#8217;sreg&#8217; nya, sudah pasti lebih senang dan gembira berhari-raya di kampung sendiri. Dekat sanak saudara dan ada makanan2 kesukaan kita&#8230;sikaatt <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: W.Haviter Pardosi</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5994</link>
		<dc:creator>W.Haviter Pardosi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2007 04:36:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5994</guid>
		<description>Walupun sudah berlalu beberapa hari , Saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H kepada Lae Jarar dan Keluarga dan kepada seluruh rekan2 yng merayakannya.
Selanjutnya saya hanya ingin mengajak semua utk selalu menghargai setiap perbedaan tanpa harus memaksakan keinginan, INGAT !!! Kalau Tuhan mau dan berkehendak &quot; Kun Faya Kun&quot; dengan satu kalimat saja semua makhluk yang ada dimuka planet ini bisa jadi sama, tetapi kita diciptakan berbeda beda seperti halnya Dia menciptakan Siang dan Malam, Gelap dan Terang . Hitam dan Putih dlsbg, tetapi saya yakin Dia ciptakan seperti itu untuk saling melengkapi dalam mencapai kesempurnaan bukan untuk memisahkan yng satu dengan yang lain untuk mencapai kehancuran.

&lt;strong&gt;JARAR SIAHAAN:&lt;/strong&gt; terima kasih, lae.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Walupun sudah berlalu beberapa hari , Saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H kepada Lae Jarar dan Keluarga dan kepada seluruh rekan2 yng merayakannya.<br />
Selanjutnya saya hanya ingin mengajak semua utk selalu menghargai setiap perbedaan tanpa harus memaksakan keinginan, INGAT !!! Kalau Tuhan mau dan berkehendak &#8221; Kun Faya Kun&#8221; dengan satu kalimat saja semua makhluk yang ada dimuka planet ini bisa jadi sama, tetapi kita diciptakan berbeda beda seperti halnya Dia menciptakan Siang dan Malam, Gelap dan Terang . Hitam dan Putih dlsbg, tetapi saya yakin Dia ciptakan seperti itu untuk saling melengkapi dalam mencapai kesempurnaan bukan untuk memisahkan yng satu dengan yang lain untuk mencapai kehancuran.</p>
<p><strong>JARAR SIAHAAN:</strong> terima kasih, lae.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jaultop</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5965</link>
		<dc:creator>jaultop</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 16:31:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5965</guid>
		<description>@Ronsen
yah oke lah
aku pun malas berdebat kalo masalah agama ini
tak suka aku
xxxx :D  itu semua hahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ronsen<br />
yah oke lah<br />
aku pun malas berdebat kalo masalah agama ini<br />
tak suka aku<br />
xxxx <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   itu semua hahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ronsen</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5958</link>
		<dc:creator>Ronsen</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 14:10:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5958</guid>
		<description>@jaultop

anda tidak mengenal saya, saya bukan maniak agama. kebetulan saja saya punya teman maniak agama. setiap hari kerja di pasang musik pake pengajian winamp di kantor dengan volume keras. terus kadang-kadang suka menegur wanita kalo sedang berbicara. dan di otaknya seorang wanita penyiar radio itu akan membuat dosa buat laki-laki yang mendengar. dan anehnya teman-teman muslim lainnya tidak ada yang menergur. sedangkan saya langsung membentak dia kalo berani ngomong seperti itu kepada wanita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@jaultop</p>
<p>anda tidak mengenal saya, saya bukan maniak agama. kebetulan saja saya punya teman maniak agama. setiap hari kerja di pasang musik pake pengajian winamp di kantor dengan volume keras. terus kadang-kadang suka menegur wanita kalo sedang berbicara. dan di otaknya seorang wanita penyiar radio itu akan membuat dosa buat laki-laki yang mendengar. dan anehnya teman-teman muslim lainnya tidak ada yang menergur. sedangkan saya langsung membentak dia kalo berani ngomong seperti itu kepada wanita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jaultop</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5956</link>
		<dc:creator>jaultop</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 13:35:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5956</guid>
		<description>@Ronsen

bah ngeri kali komentar mu
memuji Tuhan di mana aja boleh
terserah dia donk :))
awak jg nasrani nya tapi jangan radikal kale lae berpikir mu :))
iya ga lae jarar sihh ahan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ronsen</p>
<p>bah ngeri kali komentar mu<br />
memuji Tuhan di mana aja boleh<br />
terserah dia donk <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
awak jg nasrani nya tapi jangan radikal kale lae berpikir mu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
iya ga lae jarar sihh ahan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sri SW</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5939</link>
		<dc:creator>Sri SW</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 07:47:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5939</guid>
		<description>Terimakasih untuk rekan-rekan yang mengomentari tulisanku.  Tentunya yang paling utama adalah ucapan terimakasihku kepada Ito Jarar yang sudah memungkinkan aku untuk mencoba-coba jadi &quot;wartawan amatiran&quot; eh salah..wartawan gadungan...

@Ito Alvin, aku pernah menghadiri satu pengajian dimana penceramahnya mengatakan bahwa dilarang bagi orang yang ingin berjihad untuk sengaja membiarkan dirinya terbunuh di medan jihad, konon pula orang-orang yang sengaja meledakkan tubuhnya.  Orang yang berjihad harus siap mati tapi tidak mencari kematian.  Jadi pendapat pribadiku mengatakan bahwa itu bukan jihad, kalau aku salah dalam mengambil kesimpulan seperti ini, maka aku siap menerima resikonya. 
Jadi ceritanya sudah pernah ke Pintupohan nih?  Oh ya ada pesan sponsor dari suamiku, katanya bukan hanya bule-bule yang pake bikini, orang Jepang juga banyak yang pake..haha...jangan diambil hati ya Ito, walaupun suamiku bisa berbahasa Indonesia, tapi masih belum terlalu bisa menangkap tulisan yang margoit-goit.

@Ito Firmansjah, hehe...sebagai muslim moderat, cocoknya saya masuk partai mana ya?  Sorry OOT.

@Ito Architect di Singapore, enak kali puang kalo bisa kenyang hanya dengan melihat makanan.  Bagi-bagi dong ilmunya biar dietku lancar..hahaha...buka rahasia deh.

@Ito Marudut, penjelasan dari Ito Alvin dan Teguhtimur sudah menjawab keheranan Ito.  Saya yakin tidak ada niat dari pimpinan mesjid di Hawaii untuk mempertontonkan dirinya dan atribut agamanya.  Mesjid di Hawaii kebetulan cukup kecil untuk menampung seluruh jamaah, makanya perlu dilaksanakan di lapangan.  Pemilihan pantai di Ala Moana saya yakin adalah alternatif terakhir yang harus mereka ambil, karena penentuan hari H-nya is coming at a very short notice.

@Ito Ronsen, sama saya juga keheranan melihat orang seperti yang Ito tuliskan.  Tapi pengalaman saya di Amerika justru sebaliknya loh, yang suka preaching dan berdoa keras-keras di tempat umum itu justru umat Nasrani, sampai bawa-bawa pamflet loh.  Sayangnya aku nggak berani ngambil fotonya, takut digaruk.  Oh ya, alhamdulillahnya selama pelaksanaan sholat di lapangan, belum ada yang mencaci kami.  Yang ada malah beberapa peselancar yang mendatangi tenda kami untuk bertanya-tanya tentang siapa kami dan apa Islam.  Bayangkan, Imam mesjid kami yang bersorban ngobrol-ngobrol dengan peselancar yang bertelanjang dada.  

@Ibu Syamsiah, saya cenderung setuju dengan pendapat Ibu untuk beribadah di tempat yang private.  Ibadah di tempat umum seharusnya memang hanya dilakukan bila tempat yang ada tidak bisa menampung seluruh jamaah.

@Ito Mihael, yah begitulah.  Sama saja barangkali dengan kesulitan umat Nasrani beribadah di Arab Saudi. 

@Ito/Eda?? Dolfis, paragraf tersebut merupakan pendapat saya pribadi (lihat kata &quot;sepertinya&quot;).  Berdasarkan majalah Time beberapa waktu lalu, Islam merupakan agama yang perkembangannya sangat pesat di Amerika tetapi juga merupakan agama yang sangat tidak dipahami tepatnya the most misunderstood.  Informasi tentang Islam hanya mereka peroleh dari koran-koran nasional dimana artikel-artikelnya tidak menempatkan Islam pada proporsi yang benar (umumnya berat sebelah).  Saya juga berkesimpulan bahwa penduduk Hawaii tidak aware bahwa ada masyarakat Muslim di lingkungannya.  Ini merupakan kesimpulan saya setelah berteman dengan masyarakat lokal Hawaii, setiap kali saya bilang saya muslim, kening mereka berkerut seolah-olah bertanya &quot;are you from another planet?&quot; atau wajah mereka jadi blank (maoto?).

@Akhirnya....Mas Teguh, wah baru tau nih kalo mas ternyata halak kita.  Aku panggil Mas saja ya, udah kadung.  Aku tuh SKSD aja sama Ito Jarar...hehe..ternyata diresponse.  Baru tau ya Mas kalau dunia ini sempit?  Just kidding.  Padahal aku nulis ke Bataknews itu disertai perasaan yang sangat yakin bahwa tidak akan ada yang kenal dengan aku, ealah...salah euy.  Aku bisa merasa yakin seperti itu karena menurut suamiku aku termasuk makhluk a-sosial...tau kan maksudku.  Coba, si Mas udah berapa lama di Hawaii tapi baru kenal aku sekitar beberapa minggu yang lalu.  Berarti dunia kita nggak sempit-sempit amat ya.  Oh ya sampai ketemu hari Sabtu nanti.

@Khusus buat Ito Jarar, halah...justru menurutku yang berpendidikan itu adalah orang-orang seperti Ito Jarar yang mau memanfaatkan akal fikirannya untuk bertanya dan berargumentasi.  Aku sih masih belum bisa dibilang sebagai orang yang berpendidikan, soalnya semua ilmuku masih sebatas ikut kata text book.  Nantilah di dunia nyata, kalau aku memang mampu mengaplikasikan ilmu yang aku cari untuk kemaslahatan diri sendiri dan orang banyak, maka boleh lah aku dikategorikan sebagai orang yang berpendidikan.  Satu lagi, kok Ito Jarar ikut-ikutan sih manggil aku &quot;Ibu&quot;?

&lt;strong&gt;JARAR SIAHAAN:&lt;/strong&gt; iya ya..., kok manggil ibu pulak aku. padahal biasanya aku menyapa ito. maafkanlah diriku, tak kusadari itu. mulai sekarang aku panggil ito kembali. :D oh ya, salam kenal buat lae di rumah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih untuk rekan-rekan yang mengomentari tulisanku.  Tentunya yang paling utama adalah ucapan terimakasihku kepada Ito Jarar yang sudah memungkinkan aku untuk mencoba-coba jadi &#8220;wartawan amatiran&#8221; eh salah..wartawan gadungan&#8230;</p>
<p>@Ito Alvin, aku pernah menghadiri satu pengajian dimana penceramahnya mengatakan bahwa dilarang bagi orang yang ingin berjihad untuk sengaja membiarkan dirinya terbunuh di medan jihad, konon pula orang-orang yang sengaja meledakkan tubuhnya.  Orang yang berjihad harus siap mati tapi tidak mencari kematian.  Jadi pendapat pribadiku mengatakan bahwa itu bukan jihad, kalau aku salah dalam mengambil kesimpulan seperti ini, maka aku siap menerima resikonya.<br />
Jadi ceritanya sudah pernah ke Pintupohan nih?  Oh ya ada pesan sponsor dari suamiku, katanya bukan hanya bule-bule yang pake bikini, orang Jepang juga banyak yang pake..haha&#8230;jangan diambil hati ya Ito, walaupun suamiku bisa berbahasa Indonesia, tapi masih belum terlalu bisa menangkap tulisan yang margoit-goit.</p>
<p>@Ito Firmansjah, hehe&#8230;sebagai muslim moderat, cocoknya saya masuk partai mana ya?  Sorry OOT.</p>
<p>@Ito Architect di Singapore, enak kali puang kalo bisa kenyang hanya dengan melihat makanan.  Bagi-bagi dong ilmunya biar dietku lancar..hahaha&#8230;buka rahasia deh.</p>
<p>@Ito Marudut, penjelasan dari Ito Alvin dan Teguhtimur sudah menjawab keheranan Ito.  Saya yakin tidak ada niat dari pimpinan mesjid di Hawaii untuk mempertontonkan dirinya dan atribut agamanya.  Mesjid di Hawaii kebetulan cukup kecil untuk menampung seluruh jamaah, makanya perlu dilaksanakan di lapangan.  Pemilihan pantai di Ala Moana saya yakin adalah alternatif terakhir yang harus mereka ambil, karena penentuan hari H-nya is coming at a very short notice.</p>
<p>@Ito Ronsen, sama saya juga keheranan melihat orang seperti yang Ito tuliskan.  Tapi pengalaman saya di Amerika justru sebaliknya loh, yang suka preaching dan berdoa keras-keras di tempat umum itu justru umat Nasrani, sampai bawa-bawa pamflet loh.  Sayangnya aku nggak berani ngambil fotonya, takut digaruk.  Oh ya, alhamdulillahnya selama pelaksanaan sholat di lapangan, belum ada yang mencaci kami.  Yang ada malah beberapa peselancar yang mendatangi tenda kami untuk bertanya-tanya tentang siapa kami dan apa Islam.  Bayangkan, Imam mesjid kami yang bersorban ngobrol-ngobrol dengan peselancar yang bertelanjang dada.  </p>
<p>@Ibu Syamsiah, saya cenderung setuju dengan pendapat Ibu untuk beribadah di tempat yang private.  Ibadah di tempat umum seharusnya memang hanya dilakukan bila tempat yang ada tidak bisa menampung seluruh jamaah.</p>
<p>@Ito Mihael, yah begitulah.  Sama saja barangkali dengan kesulitan umat Nasrani beribadah di Arab Saudi. </p>
<p>@Ito/Eda?? Dolfis, paragraf tersebut merupakan pendapat saya pribadi (lihat kata &#8220;sepertinya&#8221;).  Berdasarkan majalah Time beberapa waktu lalu, Islam merupakan agama yang perkembangannya sangat pesat di Amerika tetapi juga merupakan agama yang sangat tidak dipahami tepatnya the most misunderstood.  Informasi tentang Islam hanya mereka peroleh dari koran-koran nasional dimana artikel-artikelnya tidak menempatkan Islam pada proporsi yang benar (umumnya berat sebelah).  Saya juga berkesimpulan bahwa penduduk Hawaii tidak aware bahwa ada masyarakat Muslim di lingkungannya.  Ini merupakan kesimpulan saya setelah berteman dengan masyarakat lokal Hawaii, setiap kali saya bilang saya muslim, kening mereka berkerut seolah-olah bertanya &#8220;are you from another planet?&#8221; atau wajah mereka jadi blank (maoto?).</p>
<p>@Akhirnya&#8230;.Mas Teguh, wah baru tau nih kalo mas ternyata halak kita.  Aku panggil Mas saja ya, udah kadung.  Aku tuh SKSD aja sama Ito Jarar&#8230;hehe..ternyata diresponse.  Baru tau ya Mas kalau dunia ini sempit?  Just kidding.  Padahal aku nulis ke Bataknews itu disertai perasaan yang sangat yakin bahwa tidak akan ada yang kenal dengan aku, ealah&#8230;salah euy.  Aku bisa merasa yakin seperti itu karena menurut suamiku aku termasuk makhluk a-sosial&#8230;tau kan maksudku.  Coba, si Mas udah berapa lama di Hawaii tapi baru kenal aku sekitar beberapa minggu yang lalu.  Berarti dunia kita nggak sempit-sempit amat ya.  Oh ya sampai ketemu hari Sabtu nanti.</p>
<p>@Khusus buat Ito Jarar, halah&#8230;justru menurutku yang berpendidikan itu adalah orang-orang seperti Ito Jarar yang mau memanfaatkan akal fikirannya untuk bertanya dan berargumentasi.  Aku sih masih belum bisa dibilang sebagai orang yang berpendidikan, soalnya semua ilmuku masih sebatas ikut kata text book.  Nantilah di dunia nyata, kalau aku memang mampu mengaplikasikan ilmu yang aku cari untuk kemaslahatan diri sendiri dan orang banyak, maka boleh lah aku dikategorikan sebagai orang yang berpendidikan.  Satu lagi, kok Ito Jarar ikut-ikutan sih manggil aku &#8220;Ibu&#8221;?</p>
<p><strong>JARAR SIAHAAN:</strong> iya ya&#8230;, kok manggil ibu pulak aku. padahal biasanya aku menyapa ito. maafkanlah diriku, tak kusadari itu. mulai sekarang aku panggil ito kembali. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  oh ya, salam kenal buat lae di rumah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: reza</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5935</link>
		<dc:creator>reza</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 06:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5935</guid>
		<description>Hmmm...solat Ied di pantai???? 
wah gak konsen nih liat bikini seliweran :)

btw, lae Jarar, Minal Aidin Wal Faidzin, Selamat Iedul Fitri, Mohon Maaf lahir dan Batin.

&lt;strong&gt;JARAR SIAHAAN:&lt;/strong&gt; maaf lahir batin juga, lae.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmm&#8230;solat Ied di pantai????<br />
wah gak konsen nih liat bikini seliweran <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>btw, lae Jarar, Minal Aidin Wal Faidzin, Selamat Iedul Fitri, Mohon Maaf lahir dan Batin.</p>
<p><strong>JARAR SIAHAAN:</strong> maaf lahir batin juga, lae.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: br4inst0rming</title>
		<link>http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/comment-page-1/#comment-5923</link>
		<dc:creator>br4inst0rming</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 21:33:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bataknews.wordpress.com/2007/10/17/berciuman-20-meter-dari-orang-salat-cuek-aja/#comment-5923</guid>
		<description>pernah ngerasain solat ied di tengah laut?? diatas rig tepatnya di helideck.. itu sangat menyedihkan, jauh dari mana2, ga ada keluarga, ga ada siapa2..
solat bukan untuk dibanggakan, kalo cuma akhirnya jadi ajang pameran doang, hilang sudah maksud baik manusia. Yang penting niatnya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pernah ngerasain solat ied di tengah laut?? diatas rig tepatnya di helideck.. itu sangat menyedihkan, jauh dari mana2, ga ada keluarga, ga ada siapa2..<br />
solat bukan untuk dibanggakan, kalo cuma akhirnya jadi ajang pameran doang, hilang sudah maksud baik manusia. Yang penting niatnya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
