[jarar siahaan; mulawarman; blog berita; kun faya kun]
Seorang pembaca blog Batak News menyebut kebanyakan netter di blog ini sebagai pengkhayal-berat humanisme, dan penulis Toga memelintir satu ayat Alquran untuk membenarkan kekafiran.
Komentator ini memakai nama Mulawarman. Dia mengomentari artikel Toga Nainggolan, Nabi Muhammad pun pernah ditegur Tuhan karena mengkafirkan umat lain, dan komentar aslinya bisa dilihat di sini.
SORRY, LAE JARAR, saya mau komentar, kayaknya netter di blog ini kebanyakan orang orang yang sangat mengagungkan pluralisme, humanisme, idealis namun utopis (penghayal berat). Tidak pernah belajar sejarah dan fakta tentang peradapan manusia. Kalaupun belajar tapi tidak menyimak.
Sebaiknya anda anda semua, kecuali orang orang yang sepaham dengan bung Weduzgembel, bikin aja agama baru, terserahlah apa namanya, anda anda cari saja sendiri tuhannya apa, dan siapa nabinya. Jangan sekali kali mengutip ayat alqur’an untuk menjustifikasi pemikiran anda.
Anda-anda itu tidak paham alquran, sama seperti orang orang kafir, paham satu ayat, tahu satu ayat, merasa tahu banyak, dasar kafir tetap kafir. Paham satu ayat dipelintir seenaknya.
Sekali lagi ingin saya katakan, paham apapun yang anda pegang, kafir atau tidakkah anda itu bukan urusan saya, yang terpenting anda jangan mengutip ayat alqur’an untuk menjustifikasi pemikiran anda, jangan mengutip ayat alqur’an untuk menjustifikasi kekafiran anda.
JARAR SIAHAAN: itu benar, lae, kami adalah orang-orang yang pro humanisme dan perdamaian.
bagiku, kualitas iman seorang umat terlihat dari perbuatannya, bukan kemampuan otaknya menguasai semua ayat kitab agama. bagiku, yang disebut muslim sejati adalah umat yang bisa menjadi rahmatan lil alamin, pembela perdamaian dunia dan mencintai sesama manusia, bukan pembunuh atas nama agama seperti teroris amrozi atau osama.
dan menyimak komentarmu selama ini, kulihat kau berbeda dengan kami, kau bukan pencinta pluralisme dan humanisme. kau adalah orang yang ngotot ingin benar sendiri, dan itu hakmu. selamat, selamatlah menjadi maniak agama, selamat menjadi pecandu agama. supaya kau tahu, aku dan pembaca blog ini yang sepaham, akan terus bertahan menyebarkan kebaikan-kebaikan. aku tidak akan pernah berhenti menentang orang-orang berpikiran picik dan fundamentalis.
kau tulis bahwa kami tidak pernah belajar/menyimak sejarah peradaban manusia karena kami ngotot membela pluralisme. aku sendiri justru tersadar menjadi pembela pluralisme karena telah belajar. kau ingin tahu apa yang kupelajari? inilah dia….
aku belajar lalu sadar, ternyata TUHAN sengaja membiarkan bermacam agama tumbuh dan berkembang dalam peradaban manusia.
aku belajar lalu sadar, kalau saja hanya agama islam yang benar, maka TUHAN ALLAH akan dengan mudah menghancurkan seluruh gereja dan orang nasrani, dengan sekali bersiul saja. bukankah disebutkan dalam islam bahwa bila TUHAN sudah berkehendak [KUN FAYA KUN] maka apapun bisa terjadi?
aku belajar lalu sadar, kalau cuma agama kristen yang benar, seharusnya TUHAN YESUS bisa meluluh-lantakkan semua masjid, buku alquran, dan vihara, karena dia penuh mukjizat.
aku belajar lalu sadar, tapi SANG KHALIK tidak melakukan itu semua. DIA malah membiarkan agama-agama tumbuh, DIA biarkan manusia memujanya dengan beragam cara.
aku belajar lalu sadar, di masa awal, TUHAN cuma perlu berkata KUN FAYA KUN maka jadilah alam semesta dengan segala isinya. hanya kata-kata itu. sungguh ajaib.
aku belajar lalu sadar, apabila benar bahwa orang kristen, buddha, hindu, parmalim, konghucu, kejawen, dll adalah kafir yang tidak menyembah TUHAN dan bahkan menghina TUHAN, maka seharusnya TUHAN cukup berkata KUN FAYA KUN untuk menghapus semua agama selain islam. kupikir TUHAN tidak sebodoh itu membiarkan ada agama-agama yang menghina keagungan-NYA.
apakah kau sudah belajar untuk menyadari itu semua? [www.jararsiahaan.com]
CATATAN BLOG BERITA DOT COM:
Kolom komentar pada artikel ini sengaja kututup. Bila masih ingin berkomentar klik di sini.
Silakan bila ingin mengutip artikel dari blog ini, dengan syarat menyebut sumber. Bila dikutip untuk website, blog, atau milis, maka tuliskanlah sumbernya www.blogberita.com dan buatkan link ke artikel bersangkutan. Bila dikutip untuk koran, majalah, bulletin, radio, televisi, dll, maka tulislah/ sebutkanlah sumber kutipannya; www.blogberita.com.
Komentar-komentar Mulawarman yang lain bisa di baca:
Artikel terkait:
- Gus Dur: Orang Kristen dan Yahudi bukan kafir
- Nabi Muhammad pun pernah ditegur Tuhan karena mengkafirkan umat lain
- Memaknai kafir lewat karya Kahlil Gibran
- Viky Sianipar pun disebut domba tersesat
- Justru setelah aku menjadi muslim, aku semakin tahu Kristen juga benar
- Siapa berani sebut Bunda Teresa adalah kafir?
- Istri Gus Dur salat magrib di aula gereja
- Cerita seorang nasrani mengikuti ritual Islam
- Muslim berziarah di makam nasrani

