[jarar siahaan; batak news; aku pun sering disebut kafir]

Untuk yang kesekian kali pembaca Blog Berita menyebut dan menduga aku sebagai kafir.

menulis adalah…Setiap aku menulis artikel tentang agama di blog ini pasti saja ada pembaca yang menuduh aku sebagai orang kafir — karena aku tidak mau tunduk pada doktrin agama. Di bawah ini adalah salah satu komentar pembaca terakhir yang berkata begitu — komentar aslinya di sini — yang dia tulis menanggapi artikelku Agama yang lebih hebat dari Islam dan Kristen.

tatokyatimantoro: setiap agama pasti mengajarkan cinta dan kasih sayang kpd sesamanya..apalagi anda seorang muslim,pasti tahu apa arti cinta di dalam Islam.

jika anda berkata tidak suka dengan “doktrin”(baca:syariat) agama Ialam yang anda anut,saya takut anda nanti akan terjerumus dalam kekafiran.. skrg saya jd ragu,apakah anda benar2 yakin dengan kebenaran Islam?? anda berkata seperti itu apakah tulus dari hati nurani anda ataukah hanya kelemahan iman anda??

saran saya, pelajarilah Islam itu secara kaffah,maka anda akan mengetahui apa sebenarnya cinta itu.. dan belajar Islam itu tidak cukup dari hanya sekedar baca buku2,tapi juga harus banyak bertanya pada orang yang benar2 mengerti tentang agama Islam.. OK lae?? maaf,bukan bermaksud menggurui karena saya sendiri juga masih dalam taraf belajar…

BATAK NEWS: saranmu agar aku belajar agama islam dengan bertanya pada orang-orang yang mengerti agama islam tidak perlu kulakukan. bagiku tak perlu harus bertanya pada orang lain atau membaca buku ini dan itu untuk memahami TUHAN. bagiku islam [termasuk agama lain] hanyalah cara, jalan, petunjuk. sedangkan esensi agama adalah TUHAN dan CINTA TERHADAP KEHIDUPAN DAN KEMANUSIAAN.

engkau orang yang kesekian ratus yang menduga dan berkata padaku bahwa aku ini kafir dan lemah iman. aku yakin, di indonesia ini ada jutaan muslim sepertimu, yang dengan bangganya mengkafirkan orang lain. aku berbahagia dan merasa beruntung karena tidak pernah sekali pun aku berpikiran bahwa seseorang itu kafir.

engkau berkata, “pelajarilah islam itu secara kaffah, maka anda akan mengetahui apa sebenarnya cinta,” maka kujawab: untuk memahami cinta tidak harus dengan cara belajar agama islam. dari agama kristen, buddha, konfusius, dll pun manusia bisa belajar tentang cinta. bahkan bukan cuma agama, masih banyak cara lain memahami cinta.

aku pribadi mulai bisa memahami cinta bukan karena aku pernah nasrani, bukan karena aku menjadi muslim, bukan karena aku membaca buku-buku konfusius. aku bisa memahami dan mengamalkan cinta justru karena belajar dari hal-hal sepele. engkau ingin tahu apa itu?

ada beberapa peristiwa yang kujadikan pelajaran untuk memahami cinta. kusebutkan satu saja biar tidak terlalu panjang. ketika aku masih lajang, sekitar 10 tahun lalu, untuk yang pertama sekali aku benar-benar memahami cinta adalah setelah menonton film dan membaca koran/majalah/buku soal liputan kehidupan bunda teresa — seorang perempuan katolik yang meninggalkan gereja dan asramanya untuk turun langsung menolong sesama manusia yang sakit dan miskin di india. dia merawat ribuan penderita kusta, mengajari anak-anak yang buta huruf, menyelamatkan banyak nyawa.

dan bunda teresa melakukan itu tanpa digaji sepeser pun! kemudian, orang sakit dan miskin yang ditolong bunda teresa justru lebih banyak yang non-katolik, seperti warga islam dan hindu. bila ada warga yang tak tertolong lagi dan meninggal, maka bunda teresa dan kawan-kawannya menguburkan si pasien sesuai dengan agama mereka masing-masing.

engkau sendiri mungkin menonton di cnn saat itu: ketika bunda teresa meninggal, di berbagai negara terlihat ribuan umat di dalam masjid, gereja, vihara, berdoa khusyuk untuknya. sungguh aku kaget saat itu, dan membatin, “inilah CINTA yang sesungguhnya; bukan khotbah pendeta dalam gereja atau petuah ustad dalam masjid.” sejak itulah cara pandangku berbeda melihat agama.

jadi dengan begitu, masihkah aku perlu belajar cinta dari buku-buku agama? masihkah aku perlu, seperti katamu, belajar dari orang-orang yang pintar ilmu agama islam? tidak, kawan. bahkan cukup dengan membaca kisah sindu pun, gadis kecil yang membotak kepalanya demi membantu teman sekolahnya yang menderita kanker, aku bisa belajar makna cinta yang lebih dalam.

sekarang aku ingin kau menjawab: apakah engkau berani mengatakan bunda teresa, yang bukan muslim, sebagai orang kafir? kutunggu komentarmu, karena tadi kau sendiri telah berani menduga aku sebagai kafir. maka sekarang kuajak kau memberi jawaban, “apakah bunda teresa seorang kafir?” jawablah, itu pasti mudah bagimu, karena bunda teresa bukan seorang muslim.

kawan, jangan kau ikuti jalanku ini, karena aku sudah “tersesat” dan — meminjam istilahmu — aku ini kafir serta lemah iman.

“oh, TUHAN, SANG KEKASIH ABADI, ampunilah aku karena [katanya] aku ini seorang kafir,” doaku dalam hati.

Pertanyaan yang menjadi judul artikel ini kutujukan kepada semua orang Islam. Siapa pun engkau, sehebat apapun ilmu agamamu, kuajak kau menjawabnya. Ayo, jangan jadi pecundang. Jangan jadi penakut. Jangan jadi banci. Jangan diam. Jawablah dengan jantan, biar aku dan pembaca lain tahu apakah engkau memahami CINTA dan agama atau cuma menyandang agama sebagai embel-embel di KTP.

Dulu kalian berkomentar pada artikel-artikelku yang lain bahwa orang non-muslim adalah kafir, bahkan aku pun kalian sebut kafir. Sekarang, beranikah engkau menyebut Bunda Teresa sebagai seorang kafir? Kau jadi ragu menjawab? Weleh-weleh, orang yang mengaku beriman dan muslim yang taat sepertimu kok bisa ragu?

Aku akan menghargaimu sebagai seorang yang tegas bila engkau berani berkata bahwa Bunda Teresa adalah kafir. Berarti engkau tidak ragu dengan doktrin agama Islam sesuai versi yang kaupahami selama ini.

Tapi kalau kau jadi bingung menjawab kafir atau bukan, inilah yang ingin kusampaikan padamu: mulai hari ini jangan lagi pakai mulutmu itu untuk menilai orang lain sebagai kafir. Dan jangan lagi sok suci menulis di blog bahwa si anu kafir, si polan kafir, yang bukan Islam kafir.

Apakah engkau pikir dengan mendata dan menilai siapa-siapa yang kafir akan menambah pahalamu di akhirat nanti? Apakah engkau kira dengan berjihad melawan dan membunuh orang-orang kafir maka surga akan menjadi milikmu? Menyedihkan! Kalian telah terdoktrin. [www.blogberita.com]

Artikel lain terkait topik ini:

Silakan bila ingin mengutip artikel atau memakai foto dari blog ini, dengan syarat menyebut sumber. Bila dikutip untuk website, blog, atau milis, maka tuliskanlah sumbernya www.blogberita.com dan buatkan link ke artikel bersangkutan. Bila dikutip untuk koran, majalah, bulletin, radio, televisi, dll, maka tulislah/sebutkanlah sumber kutipannya; www.blogberita.com.


  1. Sharipuddin

    Amigo

    Laungan di menara itu ialah Azan, dan azan itu khusus untuk memanggil manusia khasnya Muslim untuk bersolat. Azan bukan untuk memanggil Tuhan. Tuhan ngak ada keperluan itu.

    Jangan fitnah begitu kalau ngak tau

  2. Ulul_Albab

    @ Ridwan Simanullang
    Sudah dijelaskan oleh 3darcrender.

    @3darcrender
    Setuju. Intinya para Nabi dan Rasul itu mengajarkan ajaran yang sama, yaitu Tauhid. Artinya berserah diri hanya kepada Allah, bukan kepada yang lain.

    “Dia-lah Allah; Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang kepada-Nya bergantung segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun/sesuatupun yang setara dengan Dia”

  3. Sharipuddin

    Apalah erti cinta pada manusia, ada ketika apabila berlaku salah faham walau pun dengan yang paling kita cintai tentu rasa benci yang mendatang.

    Akan tetapi cinta pada Allah yang satu bukankah bagus, kalian marah poligami tapi kasih kalian telah memoligamikan Tuhan kalian.

    Betui ka tarak betui.

  4. 3darcrender

    @erick alam
    itu Benar adanya, sekedar info untuk anda dibawah ini adalah urutan nabi dari awal sampai akhir yang wajib untuk diketahui dari sekian banyaknya nabi dan Rasul. Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya.

    1. Nabi Adam as (manusia pertama, yang menurut orang kristen telah berdosa)
    2. Nabi Idris as
    3. Nabi Nuh as
    4. Nabi Huud as
    5. Nabi Shaleh as
    6. Nabi Ibrahim as (orang kristen menyebutnya sebagai Abraham)
    7. Nabi Ismail as
    8. Nabi Luth as
    9. Nabi Ishaq as
    10. Nabi Ya’qub as
    11. Nabi Yusuf as
    12. Nabi Syu’aib as
    13. Nabi Ayyub as
    14. Nabi Dzulkifli as
    15. Nabi Musa as
    16. Nabi Harun as
    17. Nabi Daud as
    18. Nabi Sulaiman as (orang kristen menyebutnya Solomon)
    19. Nabi Ilyas as
    20. Nabi Ilyasa as
    21. Nabi Yunus as
    22. Nabi Zakaria as
    23. Nabi Yahya as
    24. Nabi Isa as (disangka tuhan oleh umat kristen)
    25. Nabi Muhammad saw
    (ajaran islam menyebutnya sebagai Nabi Akhir Zaman, tidak ada Nabi dan Rasul lagi setelah Muhammad SAW. sebagai penutup dan masanya tidak akan kadaluarsa hingga akhir zaman nanti. bila ada yang mengaku sebagai Rasul sudah jelas itu Nabi palsu yang membawa ajaran Sesat)
    sudah jelas ,…kan erick alam ? ratu adil, lia aminuddin dkk tidak masuk dalam daftar ini.
    setiap nabi bertanggung jawab untuk menyampaikan wahyu dalam rentang waktu yang telah ditentukan. setiap ajarannya pun berbeda-beda disesuaikan dengan keadaan dan kondisi pada saat itu. tapi yang jelas nabi dan rasul tersebut tidak pernah tumpang tindih dalam menyampaikan wahyu dari Allah SWT. ibarat seperti lari Estafet.

  5. krisna

    @Sharipuddin lagi

    memoligamikan TUHAN?? Loh TUHAN kawin ya… Kok gue nggak diundang yah…??

  6. johan manusia berdosa

    salam kenal…
    3darcrender
    Ulul_Albab

    3darcrender :
    1. Apakah Tuhan-nya org islam ama kristen beda?
    2. Kalo beda brati Tuhan yg menciptakan langit dan bumi serta isinya ini jg beda ya?
    3. Kalo gitu Tuhan-nya siapa yg ngasih kebaikan ama sy bs tinggal di bumi ini?
    Ini dulu pertanyaan sy, selebihnya nanti nyusul. Pls dijawab ya thx

    johan menjawab:
    1> Allah ataupun Tuhan untuk sebutan pencipta alam semesta dianggap sebagai CAUSA PRIMA (awal terjadinya sesuatu yg tidak berakhir dan terutama) /alpha dan omega/gak berawal gak berujung…semua manusia meyakini hal yg sama di tiap kepercayaanya baik aliran kepercayaan maupun keagamaan. Kesimpulannya Allah Kristen dan Allah Islam pada hakekatnya SAMA
    2>dah jelaskan…
    3>palagi ini dah jelaskan…hanya saya liat anda emosi sesaat aja ngasi pertanyaan ini??positive thinking men

    saya nunggu pertanyaan laennya…smile up!!

    mengenai ajaran Isa Al-masih ttg jikalau pipi kirimu ditampar orang lain berikan jugalah pipi kanan mu (TIDAK BISA DIJELASKAN DENGAN LOGIKA TAPI PERBUATLAH)…ini perumpamaan Isa Al-masih,mengapa Dia mengatakan demikian karena Dialah RAJA PENGUASA KERAJAAN SURGA dan tau apa yang harus dilakukan.
    ingat lah waktu Dia terakhir kali di kayu salib di bukit golgota…penderitaanNya sangat luarbiasa bayangkan saja…Isa Al-masih meminta Allah jangan meninggalkanNya…padahal Dia seorang Nabi Suci…???pertanyaan yang timbul adalah bagaimana dengan kita yang sok2 suci sok2 tau betul tentang agama,menyerang agama laen,menghakimi sesama…gimana nantinya????mari kita renungkan…………

  7. Leea

    @Sharipuddin
    mengapa anda selalu mengidentik kan bangsa barat dengan agama tertentu?
    Anda tentu tidak sebodoh itu kan?
    jika anda belum begitu memahami dengan ajaran CINTA KASIH, lebih baik anda lebih banyak berdiskusi ataupun sharing dengan orang yang lebih mengerti dengan ajaran tersebut.
    Atau tindakan tersebut juga disebut haram oleh anda?
    Itu terserah anda….
    Mengenai trinitas ataupun esa, hmm..hmm…
    memahami hal tersebut dari sisi manusia memang susah dan butuh suatu proses untuk mengerti.
    Sudah banyak comment2 diatas yang menjelaskan mengenai teori tersebut.
    Saya memang bukan ahli agama tetapi yang saya tahu tidak ada ajaran agama manapun yang mengajarkan keburukan.
    Kasihilah musuhmu seperti engkau mengasihi sesamamu dan dirimu sendiri.
    Thengkyu veri much….

  8. udik dan awam

    SEMOGA ALLOH SWT MEMBERIKAN HIDAYAH KEPADA SEMUA PENGUNJUNG BLOG INI DAN MENYELAMATKAN KITA DARI SEBURUK-BURUKNYA TEMPAT KEMBALI…AMIN

    SESUNGUHNYA KITA SEMUA MEMANG SEDANG MENUNGGU…MENUNGGU SAMPAI KEBENARAN ALLOH TERUNGKAP DAN PADA SAAT ITU PANDANGAN ORANG2 KAFIR AKAN TERTUNDUK TAKUT DAN HINA…DAN BAGI ORANG2 MUKMIN WAJAH MEREKA AKAN BERSERI-SERI KARENA MEREKA TAHU AKAN MENEMUI TUHANNYA DALAM KEADAAN YANG DIRIDHOI.

  1. 1 Siapa Berani Sebut Dirinya Bukan Kafir ??? « Sebuah Perjalanan

    [...] 11th, 2007 · No Comments Terinspirasi dari tulisan lae jarar tentang kafir kafiran,  yang menantang keberanian orang orang muslim untuk mengkafirkan Bunda Teresa . Dan ternyata ada [...]

  2. 2 Indonesia Harus Dihancurkan « [Chaos Region - Incorporated]

    [...] sudah memberikan sebagian contoh siapa saja orang yang sering mengkafiri agama – agama lain. Demikian pula para penentang kafirisasi [...]