[radio bbc; bataknews; sudan]
Setelah satu bulan ini kita, di blog BatakNews, serius dengan isu kampanye anti-amplop AJI; wartawan yang dipukul oknum tentara di rumah dinas Walikota Siantar; dan kampanyeku menolak blog-blog yang memperdebatkan agama; maka sekarang anda kuajak bersantai sejenak. Bacalah berita unik dari BBC ini dan berikan komentar anda secara jenaka pula.
Seorang pria warga Sudan dipaksa menikahi seorang [eh ..., seekor] kambing sebagai “istrinya” setelah dipergoki berhubungan seks dengan binatang tersebut. Pemilik kambing itu, Alifi, mengatakan, dia terperanjat melihat pria itu bersama kambingnya dan mengadukan dia ke dewan tetua masyarakat.
Mereka memerintahkan pria itu, Tombe, membayar mas kawin sebesar 15.000 dinar Sudan [Rp 500 ribu] kepada Alifi. “Kami telah memberi dia kambing, dan sepengetahuan kami, mereka masih bersama,” kata Alifi.
Alifi, yang tinggal di Hai Malakal, Negara Bagian Upper Nile [Nil Hulu], mengatakan kepada koran The Juba Post bahwa dia mendengar suara sangat berisik sekitar tengah malam 13 Februari dan bergegas keluar. Dia mendapati Tombe bersama kambingnya.
“Saat saya tanya dia, ‘apa yang kamu lakukan di situ?’ dia terjatuh dari punggung si kambing. Jadi saya tangkap dia dan mengikatnya.”
Alifi kemudian memanggil para tetua untuk memutuskan cara menangani kasus ini. “Mereka mengatakan, saya tidak perlu membawa dia ke polisi, tapi memperkenankan dia membayar mas kawin atas kambingnya, sebab dia mempergunakannya sebagai istrinya,” ujarnya kepada koran tersebut. []
bagaimana ya kira-kira cara si tombe “memerawani” kambing itu? kenapa pula si kambing diam aja? nanti kalau sudah bunting dan melahirkan, apa mungkin anak si kambing mirip si tombe?
sekarang tuliskanlah komentar anda. tapi ingat: kali ini jangan berkomentar dengan kata-kata serius seperti pada artikel-artikelku sebelumnya. aku ingin kita semua tertawa. jadi, selamat berkomentar dengan selucu-lucunya anda bisa.
penting:
komentar yang serius, apalagi sampai membahas masalah moral si kambing [eh ..., si tombe], akan kuhapus.![]()


21 April 2007 at 7:31 am
21 April 2007 at 8:40 am
Ya ampyun Baaaang, ga ada topik lain??? heheh..:)
21 April 2007 at 10:54 am
kambing…kambing……nyate nyok. kwak kwak kwakkkkk
21 April 2007 at 11:32 am
Saya tau mengapa si Tombe bercinta dengan kambing……. Sebetulnya bukan karena si Tombe yang kesepian atawa “berat di ujung”……. Tapi dasar si kambing itu aja yang minta. buktinya dia diam aja kan? habis si kambing itu “jablai” sih (jarang dibelai). HIHIHIHIHI………….
21 April 2007 at 5:24 pm
si kambing diam karena si Tombe bisikin sama kambing: “Eh, lo diem aja yah, jangan nangis, nggak sakit kok. Paling juga 5 menit. Lagipula enak lagi…..” maka sang kambing pun merem matanya dan dalam hati berkata: “Waduh, pantaslah manusia betah menjadi manusia, karena ternyata nikmatnya minta ampuuuuuuuuuun…….” Trims mas Jarar.
21 April 2007 at 5:39 pm
Saya hanya sekadar menyampaikan ucapan terima kasih dari IKAMSIA, atau Ikatan Kambing se-Indonesia. Mereka merasa, Pak Alifi telah membela hak-hak kambing. Kambing itu sangat beruntung, karena di Indonesia, anak gadis manusia saja, banyak yang “rusak” tanpa ada yang mau bertanggung jawab.
Sekali lagi, salam damai dari IKAMSIA. (Mereka tak punya agama, tapi masih tahu berterima kasih).
Mbeeekkks! [baca: Thanks!]
21 April 2007 at 5:39 pm
hahaha,,,,hahahah,,,luthuuuuuu bgt bang,,,,si tombe mang gatel kaleee
kan banyak sih PSK ato banci kaleng,,,,ato jangan2 si Tombe ga beruang??? (berduit red) hehehe
21 April 2007 at 5:45 pm
Rudini pernah berkata: Tentara kalau kelamaan di hutan hanya melihat batu dan kayu dan sesama pria, saat jumpa kerbau betina kelihatan cantik….. haha…ha… benar… ini wawancara media Jakarta saat menjadi Mendagri.
Si Tombe mungkin kelamaan ngga jumpa wanita… atau wanita pada menjauh darinya…
Dasar… kelamaan …. istirahat…. kambing pun kelihatan cantik. Welehh…welehhhh..
Klo dipaksa bikin pesta…. tinggal potong kambingnya…. kan sudah sah jadi miliknya…
Tombe….. Tombe…. disini juga banyak kaya kamu… cuma ngga ketahuan aja…
Haaaaaaaaaaaa.. Ha………………………….
23 April 2007 at 9:06 am
haduh..haduh… ini namanya berita…
beneran ternyata klo ada cerita bahwa klo anjing menggigit orang itu biasa, klo sebaliknya, orang menggigit anjing itu namanya baru berita.. he he nih ya bener2 berita… kok ya ada ya.. ato jangan2 ini cuma cerita aja.. Whatever deh.. kurang kerjaan banget tuh orang. Nah kambingnya kok ya mau2 aja.. Lari kek atau gimana.. Btw, terima kasih udah singgah di mataharilain.wordpress.com. Sukses selalu buat Anda!!
23 April 2007 at 10:48 am
Duh, kesian kambingnya …
Saya cuma bisa ngedoain semoga mereka berdua rukun bahagia …
DIkaruniai anak2 yang sehat dan berbudi luhur …
26 April 2007 at 7:30 pm
Hualah, kambing aja diembat…..
Ckckck….
Peribahasa “Kambing dibedakin juga mau” ditanggapi literal nih…
7 Mei 2007 at 4:36 pm
Giiileeeee! ky kge ade cw aje sehh! Mendingan mbat nenek daripade kambing. emang kaga bau ape!
11 Agustus 2007 at 7:04 pm
Amang si Tombe on… Tapi koq jatuh dari punggung kambing lae? Memangnya sambil ditunggangi? Sabas hape dihilala si Tombe ningon…
BATAK NEWS:
iya lae, dia memang nunggangi kayak naik kuda, terus “diembat” dari belakangnya. bah, janganlah pulak kudetailkan, nanti ada anak-anak ikut baca. bahaya kita.
19 Agustus 2007 at 5:38 pm
hai kambing aku ingin sekali kalau kambing bisa berjln